RAJA SEGALA RAJEH

RAJA SEGALA RAJEH
“Ass.yang saya hormati gus Imam n semua saudara yang hadir dalam musyawarah ini,,perkenalkan nama saya Hendri sukoco”. Saya mau bertanya gus….! Saya sudah berguru belasan tahun, 2 tahun terakhir ketemu panjenengan gus Imam ,alhamdulillah sangat puas n sangat menambah keyakinan saya, yang saya tanyakan”saya sangatlah banyak belajar ilmu rajeh berbagai versi, seperti asma’ sunge rajeh aceh, madura, Blora, Purwodadi, bagdad dll dan setiap guru mengaku dirinya lah yang punya kitab ilmu sunge rajeh sampai Raja derajeh asli dari Timur tengah,memangnya ilmu rajeh itu dari Negara mana gus dan apa benar ilmu rajeh itu dari nabiyulloh khidzir as dan apa benar rajeh bisa mewakili ribuan asma’? Tolong pencerahannya gus, karena mungkin saja jutaan orang yang penasaran seperti saya..!

GUS IMAM MENJAWAB”andaikata nama sunge rajeh itu dari luar negeri atau Negara Timur tengah,pasti namanya bukan sunge rajeh, karena sunge rajeh kan bahasa madura, dan versi Blora,aceh, Purwodadi dll kok nama ilmunya rajeh juga gk pakai bahasa Blora saja(asma’ lepen wiyar/Kali ombo hehe),ada apa dengan ini semua? Berarti kitab sunge rajeh yang bilang punya asli dari luar negeri ITU sejuta persen bohong,(ngapusi),yang punya langit rajeh ya ngapusi juga, masak dilangit para malaikat pakai bahasa madura? Ya kagak mungkin kaliiii….apa mungkin nabi khudzir orang madura, sehingga setiap nurunin ilmu dimanapun d-i kasih bahasa madura? Jawabnya:ya jelas kagak mungkin… Intinya kitab sunge rajeh (sungai besar dalam bahasa madura)ITU tidak Ada yang asli luar negeri ini,aslinya Indonesia nama asma’ ITU,. Begitu saudara2,faham?

“HENDRI”iya juga ya Gus? Tetapi bagaimana sejarahnya ilmu rajeh kok Ada versi banyak bngets Gus?

“GUS IMAM”dulu Ada seorang ahli hikmah asli madura Dan dimadura (Ada yang bilang beliau ITU waliyulloh)yang mempunyai banyak kelebihan dlm berbagai hal, ketika beliau melakukan riadhoh di pinggir sungai besar, datanglah nabiyulloh khidzir memberikan wejangan kepada beliau ilmu yang sangat banyak sekali khasiatnya, yang akhirnya karena karena ilmu ITU belum Ada namanya, dikasihlah nama oleh ahli hikmah ITU dengan sebutan”ASMA’ SUNGE RAJEH”(SUNGAI BESAR DALAM BAHASA MADURA)karena memang d-i dapat dari pinggir sungai besar,nama ITU d-i sesuaikan dengan tujuan khasiat n berkahnya juga selalu mengalir seperti air disungai besar,sekarang jawabanya, bahwa sunge rajeh ITU Ada, akan tetapi cuma versi madura,karena riadzohnya d-i tempat gelap n d-i pinggir sungai maka d-i waktu ITU ilmu tidak ditulis langsung dihafalkan oleh beliau, (bukanya gak boleh di tulis hehe).setelah maraknya cerita ITU Dan bukti dari ilmu itu ,makanya banyak orang gak mau kalah ingin punya yang lebih langka biar waah, yakni rajeh ini Dan ITU tanpa memperhatikan arti bahasa sunge rajeh,bnyak yang punya ilmu dari guru masing2 lalu namanya dibuang dirubah rajeh,lalu APA yg terjadi?bokong rajeh in I hanya saya yang punya.. (Ya iyalah ilmu awuranya sendiri kok)rusak2.karena banyaknya rajeh yang keluar dari berbagai hayalan, maka saya pun mengimbangi, mengajarkan, dengan tujuan nantinya bisa menyadarkan saudara. Sunge rajeh banyak beredar ya akhirnya muncul pula raja derajeh rajanya ilmu rajeh agar lebih waah, fAham ya mas?

“HENDRI”haha faham Gus mantap sekali,laa mengenai bisa mewakili ribuan khasiat asma’ ITU gimana Gus?
[28/7 3.40 PM] MAS ROUF MTM: “GUS IMAM”dulu Ada seorang ahli hikmah asli madura Dan dimadura (Ada yang bilang beliau ITU waliyulloh)yang mempunyai banyak kelebihan dlm berbagai hal, ketika beliau melakukan riadhoh di pinggir sungai besar, datanglah nabiyulloh khidzir memberikan wejangan kepada beliau ilmu yang sangat banyak sekali khasiatnya, yang akhirnya karena karena ilmu ITU belum Ada namanya, dikasihlah nama oleh ahli hikmah ITU dengan sebutan”ASMA’ SUNGE RAJEH”(SUNGAI BESAR DALAM BAHASA MADURA)karena memang d-i dapat dari pinggir sungai besar,nama ITU d-i sesuaikan dengan tujuan khasiat n berkahnya juga selalu mengalir seperti air disungai besar,sekarang jawabanya, bahwa sunge rajeh ITU Ada, akan tetapi cuma versi madura,karena riadzohnya d-i tempat gelap n d-i pinggir sungai maka d-i waktu ITU ilmu tidak ditulis langsung dihafalkan oleh beliau, (bukanya gak boleh di tulis hehe).setelah maraknya cerita ITU Dan bukti dari ilmu itu ,makanya banyak orang gak mau kalah ingin punya yang lebih langka biar waah, yakni rajeh ini Dan ITU tanpa memperhatikan arti bahasa sunge rajeh,bnyak yang punya ilmu dari guru masing2 lalu namanya dibuang dirubah rajeh,lalu APA yg terjadi?bokong rajeh in I hanya saya yang punya.. (Ya iyalah ilmu awuranya sendiri kok)rusak2.karena banyaknya rajeh yang keluar dari berbagai hayalan, maka saya pun mengimbangi, mengajarkan, dengan tujuan nantinya bisa menyadarkan saudara. Sunge rajeh banyak beredar ya akhirnya muncul pula raja derajeh rajanya ilmu rajeh agar lebih waah, fAham ya mas?

“HENDRI”haha faham Gus mantap sekali,laa mengenai bisa mewakili ribuan khasiat asma’ ITU gimana Gus?

“GUS IMAM”ya bisa mas mewakili khasiat ribuan asma’, seperti anggota mtm ribuan orang d-i Sumatra, pas Ada acara makan2 d-i pusat Ada yang mewakili makan 1 orang ke pusat, dia sampai pusat makan2 berbagai jenis makanan dimakan, akan tetapi dia cuma habis 2 piring padahal mewakili ribuan orang(muat cuma dua piring)karena perutnya sebagai penampung cuma 1 gak ribuan, masalah ilmu nabi khidzir yang lengkap ITU yang diijasahkan kepada sayyidina Ali kwa asma’ darojah Dan yang dimiliki raden kian santang asma’ mustika kembar belah langit, gaksah tak kasih nama rajeh ya, semoga jawaban saya ini bisa membawa berkah n manfaat bagi saudara semua. Amin amin amin.

Post Author: Tirta Maya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *